Rhany Chairunissa Rufinaldo
28 Februari 2020•Update: 28 Februari 2020
Yusuf Ozcan, Baris Seckin, Hasan Esen, Askin Kiyagan, Senhan Bolelli, Atila Altuntas
PARIS
Jumlah kasus baru virus korona (Covid-19) di Eropa terus meningkat, setelah semakin banyak negara di benua itu mengkonfirmasi kasus pertama mereka
- Prancis
Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran pada Kamis mengatakan bahwa jumlah kasus virus korona di negara itu meningkat menjadi 38.
Menurut media Prancis, Majelis Nasional meminta seorang anggota parlemen yang melakukan perjalanan ke China untuk tinggal di rumah selama 14 hari sebagai langkah pencegahan.
- Italia
Italia menjadi negara yang terdampak paling parah di Eropa, dengan jumlah kasus infeksi Covid-19 mencapai 650.
Menurut angka terbaru yang dirilis oleh kepala perlindungan sipil negara itu, jumlah korban tewas di Italia meningkat menjadi 17 orang.
- Belanda dan Irlandia Utara
Belanda dan Irlandia Utara melaporkan kasus virus korona pertama mereka pada Kamis.
- Inggris
Otoritas kesehatan mengatakan jumlah kasus Covid-19 di Inggris meningkat menjadi 16.
- Austria
Austria, yang berbatasan dengan Italia di selatan, mengkonfirmasi dua kasus baru virus korona pada Kamis, sehingga totalnya menjadi lima.
- Spanyol
Pihak berwenang Spanyol mengatakan jumlah total kasus virus korona yang dikonfirmasi di negara itu sudah mencapai 23.
- Swedia
Badan Kesehatan Masyarakat Swedia pada Kamis mendeteksi lima kasus infeksi Covid-19 baru.
Lembaga itu mengatakan jumlah total kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi tujuh.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, Desember lalu.
Jumlah kematian global akibat virus korona telah mencapai lebih dari 2.800.
Dari China, virus korona mematikan itu menyebar ke lebih dari 30 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Prancis, Rusia, Spanyol dan India.
Bulan lalu, WHO mendeklarasikan wabah virus korona sebagai darurat kesehatan global.