11 November 2017•Update: 13 November 2017
Alyssa McMurtry
MADRID (AA)
Juru bicara parlemen Catalonia, Carme Forcadell, dibebaskan dari penjara Madrid pada Jumat setelah membayar jaminan sebesar USD 175.000.
Forcadell, bersama empat anggota parlemen Catalonia lainnya, ditahan di penjara sejak Kamis namun langsung bebas setelah membayar jaminan.
Seorang anggota dewan lainnya dibebaskan tanpa harus membayar jaminan.
Pejabat-pejabat Catalonia itu sedang diselidiki atas tuntutan pemberontakan, makar dan penyalahgunaan dana publik terkait peran mereka dalam deklarasi kemerdekaan Catalonia 27 Oktober lalu.
Forcadell sendiri mengumumkan hasil referendum kemerdekaan itu dan secara resmi mengesahkan RUU kemerdekaan, yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitutsi Spanyol.
Ahli hukum mengatakan kepada media setempat Forcadell sempat memberi kesaksikan di Mahkamah Agung Spanyol bahwa deklarasi kemerdekaan itu hanya dilakukan secara simbolik.
Keputusan Mahkamah Agung Spanyol itu jauh berbeda dengan dakwaan Kejaksaan Tinggi Spanyol yang memenjarakan delapan anggota pemerintahan Catalonia, tanpa diberi jaminan.
Dua pemimpin gerakan kebebasan Catalonia juga ditahan. Kejaksaan Tinggi Spanyol juga mengeluarkan surat perintah penahanan Carles Puigdemont, mantan presiden Catalonia, dan empat anggota kabinet yang berlindung di Belgia.
Sebagai syarat pembebasan Forcadell dan pejabat-pejabat lainnya, Spanyol menyita paspor mereka.