Muhammad Abdullah Azzam
07 Maret 2019•Update: 08 Maret 2019
Cüneyt Karadağ
BERLIN
Jerman memperpanjang keputusannya untuk tidak menjual senjata ke Arab Saudi hingga akhir Maret.
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan Jerman memutuskan untuk melanjutkan pemberlakuan larangan ekspor senjata ke Arab Saudi hingga akhir bulan ini.
"Keputusan ini diambil atas perkembangan yang terjadi di Yaman. Kami percaya bahwa perang di Yaman akan segera berakhir," ungkap Maas.
Maas juga mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengirim senjata dan amunisi yang sebelumnya telah diizinkan sampai akhir bulan Maret.
Maas mengatakan tak akan mengomentari apakah keputusan itu akan diperpanjang setelah akhir Maret atau tidak.
Pastinya Jerman akan terus memantau situasi di Yaman.
Jerman pada Oktober lalu mengumumkan bahwa mereka tak akan mengekspor senjata ke Arab Saudi sebelum ada kejelasan kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi.
Kebijakan pembatasan ekspor senjata oleh pemerintah Jerman ke Arab Saudi itu mengganggu Industri Keamanan dan Pertahanan Jerman (BDSV).
Pejabat tinggi BDSV Christoph Atzpodien mengatakan pihaknya menyalahkan pemerintah Jerman atas penurunan penjualan senjata dari Jerman.
Atzpodien menyerukan pemerintah Jerman agar tidak membebankan keputusan yang diambil bedasarkan isu politik kepada perusahaan penjual senjata.