Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Oktober 2018•Update: 03 Oktober 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Jerman berencana untuk mengakhiri misi bantuan udara anti-Daesh tahun depan, media lokal melaporkan.
Kabinet Kanselir Angela Merkel pada Selasa memutuskan untuk mengakhiri partisipasi dalam penerbangan anti-Daesh di Irak dan Suriah pada 31 Oktober 2019, ungkap lembaga pers Jerman DPA.
Sejak 2015, Jerman telah menyebarkan enam jet pengintai Tornado dan sebuah pesawat tanker di wilayah itu, untuk mendukung koalisi global pimpinan AS dalam memerangi kelompok teroris Daesh di Irak dan Suriah.
Parlemen Jerman diperkirakan akan memutuskan soal proposal pemerintah tentang masa depan penempatan militer Jerman di Irak pada bulan ini.
Sebelumnya pemerintah telah mengumumkan bahwa mereka bersedia untuk memperpanjang misi pelatihan militer di Irak, yang dimulai pada 2015, untuk melatih pasukan lokal yang memerangi Daesh.
Jerman memiliki sekitar 150 tentara di kota Irak utara, Erbil, untuk melatih pasukan lokal di sana.