Maria Elisa Hospita
01 Agustus 2019•Update: 02 Agustus 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Jepang kembali menerbangkan jet tempur F-35A, yang sempat ditangguhkan setelah mengalami kecelakaan pada April.
Kementerian Pertahanan negara itu menangguhkan penerbangan jet tempur tersebut setelah sebuah F-35A jatuh di Samudra Pasifik di Provinsi Aomori saat misi pelatihan pada 9 April.
Mayor Akinori Hosomi, pilot berusia 41 tahun, yang menerbangkan jet diperkirakan tewas seketika dalam kecelakaan itu.
"Kami telah mengambil langkah-langkah menyeluruh untuk tindakan keselamatan," kata Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya, seperti dikutip oleh kantor berita Kyodo.
Menurut Kyodo, Kementerian Pertahanan menemukan bahwa jatuhnya F-35A ke Samudera Pasifik kemungkinan besar disebabkan oleh pilot yang menderita vertigo.
"Angkatan Udara telah mendapat izin dari kepala pemerintah daerah untuk melanjutkan penerbangan di timur laut Jepang", tambah Iwaya.
September tahun lalu, sebuah jet F-35B milik Amerika Serikat juga jatuh di Beaufort, Carolina Selatan.