Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Januari 2019•Update: 25 Januari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Jepang kemungkinan akan mengadakan referendum di wilayah selatan Okinawa pada 24 Februari tentang apakah mereka akan memindahkan pangkalan militer Amerika Serikat di negara itu, lansir media lokal pada Jumat.
Menurut harian Japan Times, proses untuk memindahkan Korps Marinir AS Futenma dari Ginowan ke Henoko sedang berlangsung.
Washington dan Tokyo telah mencapai kesepakatan dalam hal ini pada 1996.
Sebelumnya, para politisi di 5 dari 41 kota di wilayah tersebut menolak untuk berpartisipasi dalam referendum dengan dua pilihan yang direncanakan akan diadakan pada 24 Februari, menurut harian tersebut.
Namun, pada Kamis, perwakilan dari blok politik di majelis wilayah sepakat untuk menambahkan opsi 'tidak tahu' sebagai pilihan dalam referendum.
Para pemilih di lima kota - Miyakojima, Ginowan, Okinawa, Ishigaki dan Uruma - mewakili 32 persen dari semua pemilih yang memenuhi syarat di wilayah tersebut.
"Tanpa masukan mereka, validitas referendum kemungkinan akan dipertanyakan," tulis harian itu dalam laporannya.
Peraturan yang diperlukan untuk mengubah struktur suara sebelumnya kemungkinan akan disetujui pada sesi pleno di majelis wilayah pada Selasa mendatang.