Ibrahim al-Khazen
11 Juli 2022•Update: 14 Juli 2022
ISTANBUL
Mesir mengatakan Israel akan memeriksa laporan penguburan massal tentara Mesir selama perang 1967.
Pekan lalu, media Israel menerbitkan laporan tentang orang-orang yang terlibat dalam penguburan puluhan tentara Mesir selama perang 1967 di sebuah kuburan massal tak bertanda di sebelah barat Yerusalem.
Kepresidenan Mesir mengatakan Presiden Abdel-Fattah al-Sisi menerima panggilan telepon dari juru bicara Perdana Menteri Israel Yair Lapid pada hari Minggu di mana mereka setuju bahwa pihak berwenang Israel akan melakukan "penyelidikan penuh dan transparan" terhadap laporan pers Israel tentang penguburan massal tentara pada tahun 1967.
Menurut pernyataan itu, Lapid menekankan bahwa pihak Israel akan secara positif dan transparan menangani masalah ini dan akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak berwenang Mesir tentang perkembangan untuk mencapai kebenaran.
Kantor Lapid mengatakan bahwa perdana menteri mengarahkan sekretaris militernya "untuk memeriksa masalah ini secara mendalam".
Mesir adalah negara Arab pertama yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel setelah konflik selama beberapa dekade.