Maria Elisa Hospita
23 September 2019•Update: 24 September 2019
Beraa Göktürk
ANKARA
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya siap memberikan bantuan ke negara-negara tetangganya dan memaafkan kesalahan mereka.
"Di mana pun orang Amerika menginjakkan kaki, mereka telah menumbuhkan rasa tidak aman. Ini terbukti dari kasus Afghanistan dan Irak," ujar Rouhani dalam pidatonya selama peringatan 39 tahun perang Irak-Iran.
Dia berencana mengungkap inisiatif untuk menjamin keamanan Teluk Persia dan Selat Hormuz di Majelis Umum PBB pekan ini.
"Kehadiran pasukan asing dapat membahayakan kawasan, perairan internasional, serta keamanan jalur pelayaran dan energi. Dengan inisiatif ini, kami akan menciptakan persatuan dan koordinasi dengan negara-negara kawasan," kata dia lagi.
Pada 14 September, drone menghantam dua fasilitas minyak di utara Arab Saudi hingga menyebabkan negara itu kehilangan produksi minyaknya yang mencapai 5,7 juta barel per hari.
Kelompok pemberontak Houthi Yaman telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi AS dan Saudi justru menuding Iran mendalanginya.