Rania Abushamala
22 Juni 2026•Update: 22 Juni 2026
Iran pada Senin menyatakan bahwa sejumlah langkah penting telah disepakati dalam perundingan di Swiss untuk membuka jalan bagi negosiasi perjanjian final dengan Amerika Serikat, menurut laporan kantor berita negara IRNA.
Berbicara setelah perundingan intensif empat pihak di Burgenstock, Swiss, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan, "Secara umum, langkah-langkah penting telah disepakati untuk membuka jalan bagi dimulainya negosiasi terkait perjanjian final."
"Kami berharap dalam pelaksanaannya, kami akan melihat keseriusan dari pihak lain (AS)," tambahnya.
Baghaei mengatakan salah satu hasil utama perundingan tersebut adalah kesepakatan untuk membentuk mekanisme pemantauan baru yang disebut sebagai "sel dekonflik", dengan melibatkan para mediator untuk mengawasi kelanjutan gencatan senjata dan penghentian permusuhan, terutama di Lebanon.
Ia menambahkan bahwa para pihak juga saling bertukar pesan penting terkait ketentuan mengenai penerbitan izin yang diperlukan untuk penjualan minyak Iran serta pelepasan aset Iran yang dibekukan atau dibatasi.
Menurut Baghaei, kemajuan telah dicapai dalam kedua isu tersebut.
Ia juga mengatakan pembahasan mencakup jalur aman bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan para pihak sepakat membentuk mekanisme yang bertujuan menjamin keamanan maritim di jalur pelayaran strategis tersebut.
"Tim teknis akan melanjutkan pekerjaan mereka terkait isu-isu yang saya sebutkan dan isu lain yang diperlukan untuk implementasi efektif nota kesepahaman ini," ujarnya.
Secara terpisah, Qatar dan Pakistan selaku mediator dalam pernyataan bersama mengumumkan kemajuan signifikan setelah berakhirnya putaran pertama perundingan tingkat tinggi dalam KTT Danau Lucerne di Swiss.
Pernyataan tersebut menyebutkan kedua pihak telah menyepakati peta jalan menuju perjanjian damai final dalam waktu 60 hari.
Perundingan itu digelar sebagai bagian dari nota kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu untuk mengakhiri perang AS-Israel yang dimulai pada 28 Februari.