Maria Elisa Hospita
01 Agustus 2020•Update: 02 Agustus 2020
Haydar Karaalp
BAGHDAD
Perdana menteri Irak mengumumkan bahwa negaranya akan menggelar pemilihan umum lebih awal pada 2021.
"Pemilu diproyeksikan untuk 6 Juni 2021," kata Mustafa al-Kazimi saat berpidato pada Jumat.
Dalam pidatonya, al-Kazimi mengatakan Irak tidak membutuhkan pangkalan militer Amerika di seluruh penjuru negeri.
Dia juga menekankan bahwa Baghdad mengharapkan kerja sama dengan AS di bidang ekonomi dan pelatihan pasukan keamanan saja.
Sejak menjabat pada Mei, al-Kazimi telah berulang kali menyatakan keinginannya untuk menggelar pemilu lebih awal.
*Ditulis oleh Ali Murat Alhas