Dunia

AS beri sanksi pejabat dan unit paramiliter China

Xinjiang Production and Construction Corps diduga melakukan pelanggaran HAM ke komunitas Muslim Uighur di Xinjiang

Maria Elisa Hospita   | 01.08.2020
AS beri sanksi pejabat dan unit paramiliter China (ILUSTRASI) Patung Mao Zedong terlihat di lapangan Tiananmen di kota Kashgar Daerah Otonomi Uighur, Xinjiang, China pada 7 Juli 2015. (Mahmut Atanur - Anadolu Agency)

District of Columbia

Michael Hernandez

WASHINGTON

Amerika Serikat kembali menambahkan seorang pejabat maupun eks pejabat pemerintahan China ke daftar hitamnya.

Selain itu, AS juga menjatuhkan sanksi ke sebuah organisasi paramiliter yang diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap komunitas Muslim Uighur di Xinjiang.

"Sanksi diberikan kepada Xinjiang Production and Construction Corps (XPCC), mantan operator XPCC Sun Jinlong, dan Komandan XPCC Peng Jiarui," ungkap Departemen Keuangan AS. 

 "Seperti yang sudah ditegaskan sebelumnya, kami berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban pelaku pelanggaran HAM di Xinjiang dan di seluruh dunia," tegas Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan.

XPCC adalah unit paramiliter pemerintah China yang beroperasi di Xinjiang.

Xinjiang adalah rumah bagi sekitar 10 juta orang Uighur, atau 45 persen dari keseluruhan populasi Xinjiang. 

Komunitas Muslim Uighur sejak lama menuding pemerintah China melakukan diskriminasi budaya, agama, dan ekonomi.

Lebih dari satu juta orang, atau sekitar tujun persen dari populasi Muslim di Xinjiang, telah dipenjara dalam kamp-kamp khusus. 

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın