Maria Elisa Hospita
16 Juli 2019•Update: 16 Juli 2019
Ibrahim Salih
BAGHDAD
Kementerian Luar Negeri Irak telah menyerahkan 33 anak teroris Daesh ke Rusia.
"Anak-anak yang dilahirkan oleh perempuan Rusia dipulangkan pekan lalu dengan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Rusia di Baghdad," kata juru bicara kementerian Ahmed Sahaf dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan pemerintah Irak telah mendeportasi 473 anak-anak anggota Daesh berkewarganegaraan asing ke negara asal mereka.
Pada Maret, Human Rights Watch (HRW) yang bermarkas di New York menuding pihak berwenang Irak menangkap secara sewenang-wenang dan menyiksa ratusan anak yang diduga terafiliasi dengan Daesh.
Kelompok HAM itu mengatakan sekitar 2.000 anak-anak dan 1.000 perempuan dari 46 negara ditahan di penjara di Irak dan Libya, serta tiga kamp di timur laut Suriah karena ikatan keluarga dengan anggota Daesh.
Sejak pertengahan 2014, kelompok teroris Daesh telah menguasai wilayah Suriah Utara, Irak Utara dan Irak Barat.
Pada akhir 2017, Baghdad menyatakan kemenangannya dalam perang melawan Daesh.