Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Mei 2019•Update: 28 Mei 2019
YERUSALEM
Keputusan legislatif untuk memberi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kekebalan dari penuntutan memicu protes massa di Tel Aviv.
Para demonstran berkumpul di luar Museum Tel Aviv pada Sabtu malam untuk memprotes langkah-langkah mitra koalisi sayap kanan Netanyahu, yang mengeluarkan undang-undang untuk melindungi perdana menteri dari penuntutan.
Demonstrasi diorganisir oleh partai-partai oposisi Israel, yang menuduh Netanyahu berusaha membatasi kekuasaan Mahkamah Agung.
Pada Februari, Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit mengatakan bahwa dia berencana untuk menuntut Netanyahu atas korupsi dan penyuapan dalam tiga kasus berbeda.
Mahkamah Agung akan menentukan apakah Netanyahu harus mengundurkan diri atau tidak.
Menjabat selama satu dekade, Netanyahu kembali memenangkan masa jabatan kelima dalam pemilihan umum 9 April, setelah partai sayap kanan Likud yang dia pimpin memenangkan 36 kursi di Knesset (parlemen Israel).
Dia sekarang memiliki waktu hingga 29 Mei untuk membentuk pemerintahan baru.
Jika dia berhasil membentuk pemerintahan baru, Netanyahu akan menjadi pemimpin terlama dalam sejarah Israel.