Hayati Nupus
16 Oktober 2020•Update: 19 Oktober 2020
JAKARTA
Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim dijadwalkan untuk memberikan keterangan kepada polisi Malaysia hari ini.
Pemanggilan presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu terkait dengan pencatutan nama dalam daftar 121 anggota parlemen yang Anwar sebut mendukungnya untuk merebut kursi perdana menteri.
“Kami tengah menyelidiki penyebaran daftar 121 anggota parlemen yang diduga mendukungnya [Anwar]. Kami menerima 113 laporan polisi tentang masalah tersebut,” ujar Direktur Divisi Investigasi Kriminal (CID) Bukti Aman Huzir Mohamed, kutip the Star Malaysia.
Pemanggilan tersebut berdasarkan Pasal 505 (b) KUHP dan Pasal 233 Undang-undang Komunikasi dan Multimedia, soal larangan membuat atau menyebarkan pernyataan yang dapat mengganggu keselamatan publik.