Maria Elisa Hospita
06 Oktober 2018•Update: 07 Oktober 2018
Alpha Kamara
FREETOWN, Sierra Leone
Badan sepak bola dunia FIFA menangguhkan Sierra Leone dari semua pertandingan internasional.
Keputusan itu dikeluarkan setelah pemerintah Sierra Leone kedapatan campur tangan dalam kegiatan asosiasi sepak bola negara itu.
"Hari ini FIFA memutuskan untuk menangguhkan Asosiasi Sepak Bola Sierra Leone (SLFA) karena campur tangan pemerintah," kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
FIFA telah melayangan surat kepada Menteri Olahraga Sierra Leone yang isinya menyatakan keprihatinan atas pemecatan Presiden SLFA Isha Johanssen dan Sekretaris Jenderal Chris Kamara.
Surat itu meminta agar keduanya diizinkan untuk mengakses lokasi SLFA untuk memastikan keberlangsungan operasional SLFA, termasuk proyek-proyek yang didanai FIFA.
Setelah penangguhan, SLFA akan kehilangan semua hak keanggotaannya sebagaimana didefinisikan dalam pasal 13 Statuta FIFA.
"Tim-tim klub nasional dan afiliasi SLFA tak lagi berhak untuk ambil bagian dalam kompetisi internasional sampai penangguhan dicabut," kata pernyataan itu.
Pada 17 September, badan antikorupsi negara itu menyerbu kantor SLFA untuk menyelidiki dugaan korupsi oleh Johanssen dan Kamara.
Sierra Leone seharusnya berhadapan dengan Ghana pada 11 Oktober dalam kualiikasi Piala Afrika.
Hingga saat ini, kementerian olahraga negara itu belum menanggapi penangguhan tersebut.