Maria Elisa Hospita
11 November 2020•Update: 11 November 2020
Addis Getachew
ADDIS ABABA, Ethiopia
Serangan balasan militer Ethiopia terhadap pasukan pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) di negara bagian Tigray terus berlanjut.
Pasukan Ethiopia membuat kemajuan besar dengan mengambil alih kota-kota di Tigray Barat, yang membentang dari Dansha ke Zalambessa.
"Sedikitnya 550 pejuang TPLF tewas sejauh ini. Pada Selasa, 19 pejuang TPLF menyerahkan diri ke militer," kata Ethiopian Broadcasting Corporation (EBC) mengutip Mayor Jenderal Belay Seyoum, komandan Komando Utara.
Jenderal itu juga mengatakan senjata yang dijarah oleh TPLF dari Komando Utara sudah direbut atau dihancurkan, termasuk lima tank.
Sementara itu, Mayor Jenderal Gebremedhin Fekadu, kepala komunikasi pasukan pertahanan Ethiopia, ditangkap bersama dengan 16 perwira lainnya karena terlibat dalam serangan di Komando Utara.
Local Fana Broadcasting Corporate S.C. (FBC) mengatakan jenderal itu bertanggung jawab atas gangguan komunikasi di antara divisi Komando Utara.
"Dengan memerintahkan gangguan, dia membantu TPLF untuk menyerang Komando Utara," ungkap Fekadu.
Ratusan tentara dan perwira tinggi diyakini tewas dalam serangan ke Komando Utara oleh pasukan TPLF.
Pekan lalu, House of Federation memutuskan untuk membentuk pemerintahan sementara untuk negara bagian Tigray, yang secara efektif membuat kekuasaan TPLF di wilayah tersebut batal di mata hukum.