Muhammad Abdullah Azzam
17 Maret 2021•Update: 17 Maret 2021
Gokhan Ergocun, Tuba Sahin
ISTANBUL
Turki akan menjadi produsen kendaraan listrik teratas di industri otomotif, kata presiden negara itu pada hari Selasa.
Berbicara di sebuah acara di ibu kota Ankara, Presiden Recep Tayyip Erdogan memuji investasi Ford Otosan – perusahaan gabungan antara perusahaan Turki Koc Holding dan perusahaan raksasa otomotif AS Ford - di Turki.
"Turki akan menjadi pusat produksi kendaraan listrik dan terintegrasi komersial terbesar di masa depan dalam industri otomotif," ujar Erdogan.
Perusahaan otomotif yang berbasis di Turki, Ford Otosan, pada Selasa mengumumkan bahwa mereka akan membuka pabrik kendaraan listrik terintegrasi pertama di Turki di provinsi Kocaeli pada 2022 untuk memproduksi kendaraan dan baterai generasi baru.
Investasi senilai EUR2 miliar (USD2,4 miliar) diharapkan menciptakan 3.000 pekerjaan secara langsung dan 15.000 pekerjaan tidak langsung pada tahap pertama pendirian pabrik, menurut pernyataan dari perusahaan itu.
Erdogan mengatakan kapasitas produksi baterai Turki akan meningkat 130.000 unit dengan investasi baru dari Ford Otosan.
Berbagai insentif telah diberikan pemerintah kepada dunia usaha untuk menjadikan sektor swasta sebagai penggerak pembangunan negara, tambah dia.
Di atas sektor ekspor utama Turki, ekspor industri otomotif pada 2020 melebihi USD25 miliar di tengah pandemi Covid-19.
Turki mengekspor lebih dari 900.000 kendaraan ke 180 negara di lima benua tahun lalu, kata Erdogan.
"Momentum yang kami capai pada 2020 ini memungkinkan kami untuk membuat awal yang kuat di tahun 2021," sebut dia.
Presiden Turki mengatakan pabrik itu akan menjadi langkah penting dalam memajukan Turki dalam persaingan global dan mengubah negara itu menjadi basis teknologi dan produksi.
Ford Otosan menghasilkan 25 persen dari total produksi dan ekspor otomotif Turki, dan mempekerjakan 12.500 orang saat ini, kata Erdogan, menambahkan bahwa perusahaan mengedepankan visi hebat yang akan berlangsung selama satu dekade berkat penelitian dan pengembangan, ekspor, dan produksi.
Setelah proyek selesai, kapasitas produksi akan naik menjadi 650.000, naik dari 440.000.
"Kepemimpinan Turki di bidang ini akan diperkuat dengan kendaraan komersial yang diproduksi di Kocaeli dan diekspor ke Eropa," tukas Erdogan.