Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Desember 2019•Update: 02 Desember 2019
Mehmet Nuri Ucar, Ibrahim Ramadan
TRIPOLI
Drone milik Uni Emirat Arab (UEA) yang mendukung komandan Khalifa Haftar menyerang sebuah rumah di Kota Murzuq, Libya, menewaskan sembilan anak dan dua wanita.
Insiden itu dikonfirmasi pada Minggu oleh akun media sosial operasi militer Burkan al-Ghadab (Gunung Api Kemarahan) yang berafiliasi dengan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB.
Sebuah rumah sakit pemerintah di kota itu juga mengkonfirmasi bahwa jenazah sembilan anak dan dua wanita dibawa ke sana.
Pada November, UEA menyerang pabrik biskuit di dekat Ibu Kota Tripoli, yang menewaskan tujuh karyawan dan melukai 15 lainnya.
Pemerintah Kesepakatan Nasional telah berulang kali menyalahkan UEA karena mendukung pasukan Haftar, sementara Abu Dhabi membantah tuduhan tersebut.
Pada 4 April, Haftar - pemimpin pasukan Libya timur - melancarkan serangan untuk menangkap Tripoli yang ditanggapi GNA dengan operasi Burkan al-Ghadab.
Menurut data PBB, lebih dari seribu orang terbunuh sejak awal operasi dan lebih dari 5.000 orang terluka.
Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.