Maria Elisa Hospita
15 April 2019•Update: 15 April 2019
Mohammed Amin
KHARTOUM, Sudan
Dewan militer transisi Sudan pada Minggu mengumumkan bahwa mereka telah menangkap sejumlah pejabat senior dari rezim Presiden Omar al-Bashir.
Saat berpidato di konferensi pers di Khartoum, juru bicara dewan Shams Aldin Kabashi mengatakan bahwa keamanan nasional akan direstrukturisasi tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang penangkapan tersebut.
"Banyak prosedur sedang berlangsung. Kami diperintahkan untuk merestrukturisasi tentara nasional. Penyitaan kantor partai yang berkuasa di seluruh negara telah dimulai. Kami juga akan meninjau banyak undang-undang termasuk undang-undang ketertiban umum dan membentuk markas antikorupsi berdasarkan peraturan yang baru dan standar transparan," jelas dia.
Kabashi meminta partai-partai politik menyerahkan daftar calon mereka untuk Kabinet baru dengan konsensus dari berbagai partai politik.
Pada Kamis, tentara Sudan menggulingkan Presiden al-Bashir, yang memerintah Sudan sejak 1989, menyusul aksi protes terhadap pemerintahannya.
Tentara juga membentuk dewan militer untuk menjalankan pemerintahan selama masa transisi dua tahun.
Pada Sabtu, ketua dewan militer Letjen Abdel Fattah Burhan berjanji untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi besar-besaran.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Burhan mengatakan periode transisi dua tahun negara itu akan berakhir dengan pemilihan umum yang bebas dan adil dan berjanji untuk mengadili mereka yang terlibat dalam pembunuhan para pengunjuk rasa serta korupsi di bawah rezim lama.