ISTANBUL
Para negosiator Rusia pada Senin tiba di Istanbul untuk melakukan putaran baru pembicaraan damai antara Moskow dan Kyiv saat perang Rusia di Ukraina telah berlanjut selama lebih dari sebulan.
Pesawat pribadi yang membawa delegasi Rusia itu mendarat di Bandara Ataturk Istanbul sekitar pukul 4 sore waktu setempat.
Sementara delegasi Ukraina juga tiba di Istanbul sekitar pukul 10 malam waktu setempat.
Pembicaraan damai dua hari, yang akan diadakan di kantor kepresidenan Turki di Istana Dolmabahce, akan dimulai pada pukul 10.30 pagi waktu setempat pada Selasa.
Pembicaraan akan tertutup untuk pers, menurut Kementerian Luar Negeri Turki.
Beberapa putaran pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina telah diadakan di Belarus sejauh ini, namun belum ada hasil nyata yang dicapai.
Pada 10 Maret, Turki menjadi sorotan utama di seluruh dunia karena menjamu para menteri luar negeri Rusia dan Ukraina di kota selatan Antalya, pertemuan tingkat tertinggi kedua belah pihak sejak perang dimulai pada 24 Februari.
Turki telah mendapat pujian luas atas upayanya untuk mengakhiri perang, dibantu oleh posisinya yang unik dalam menjalin hubungan persahabatan dengan Rusia dan Ukraina.
Perang Rusia-Ukraina telah menimbulkan kemarahan internasional di mana Uni Eropa, AS, dan Inggris menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.151 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 1.842 terluka, menurut perkiraan oleh PBB, yang memperingatkan bahwa angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 3,87 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke beberapa negara Eropa, dengan jutaan lainnya mengungsi di dalam negeri, menurut badan pengungsi PBB.