Muhammad Abdullah Azzam
11 September 2020•Update: 11 September 2020
Ali Murat Alhas
ANKARA
Kementerian Pertahanan Turki pada Kamis mengatakan pertemuan teknis antara delegasi militer Turki dan Yunani di markas NATO telah selesai.
Kedua belah pihak membahas langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah kemungkinan keterlibatan militer di Mediterania Timur.
Menurut pernyataan dari pihak berwenang, isu tersebut kembali akan dibahas dalam pertemuan lain.
Yunani dan negara-negara lain mencoba untuk menguasai wilayah maritim Turki dan hak eksplorasi energi, meski tidak ada negara yang memiliki garis pantai yang lebih panjang di kawasan Mediterania.
Turki secara konsisten menentang upaya Yunani untuk mendeklarasikan zona ekonomi eksklusif yang sangat besar, melanggar kepentingan Turki.
Ankara juga mengatakan sumber energi di dekat pulau Siprus harus dibagi secara adil antara Republik Turki Siprus Utara (TRNC) - yang telah mengeluarkan lisensi perusahaan minyak negara Turki, Turkish Petroleum - dan pemerintahan Siprus Yunani di Siprus Selatan.
Dialog untuk berbagi sumber daya ini secara adil akan jadi solusi bersama bagi semua pihak, kata otoritas Turki.