Muhammad Abdullah Azzam
09 Agustus 2019•Update: 09 Agustus 2019
İdris Okuducu
DIYALA, Irak
Satu warga sipil tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan mortir organisasi teroris Daesh di Provinsi Diyala, timur Irak.
Berbicara kepada media setempat, Pejabat Intelijen Polisi Diyala Ali Haidar mengatakan bahwa milisi Daesh menyerang daerah Imam Waisi di distrik Hanakin dekat perbatasan Iran.
Haidar mengungkapkan serangan mortir tersebut menghantam beberapa pemukiman sipil di wilayah itu.
Serangan itu menewaskan satu warga sipil dan melukai satu lainnya.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada saat yang sama, pemerintah di Baghdad menyatakan Daesh di Irak telah berhasil ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.