Diyar Guldogan
26 Desember 2024•Update: 31 Desember 2024
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Rabu berjanji untuk memperkuat Ukraina secara militer melawan Rusia setelah serangan udara Rusia pada Rabu malam.
"Saya telah memerintahkan Departemen Pertahanan untuk melanjutkan peningkatan pengiriman senjata ke Ukraina, dan AS akan terus bekerja tanpa lelah untuk memperkuat posisi Ukraina dalam pertahanannya melawan pasukan Rusia," kata Biden dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Ukraina pada Rabu menuduh Rusia melancarkan serangan udara "tidak manusiawi" pada Hari Natal di seluruh negeri, yang mengakibatkan sedikitnya enam orang terluka.
Biden mengatakan pada hari Natal bahwa Rusia meluncurkan gelombang rudal dan drone terhadap kota-kota Ukraina dan infrastruktur energi penting.
"Tujuan dari serangan keterlaluan ini adalah untuk memutus akses rakyat Ukraina terhadap pemanas dan listrik selama musim dingin dan membahayakan keamanan jaringan listriknya," tambah dia.
Presiden menekankan bahwa rakyat Ukraina berhak hidup dalam kedamaian dan keamanan, dan AS beserta masyarakat internasional harus terus mendukung Ukraina "hingga negara itu menang atas agresi Rusia."