Muhammad Abdullah Azzam
28 Januari 2019•Update: 29 Januari 2019
Mohamad Misto
DEIR-EZ-ZOR/ANKARA
Baku tembak antara dua organisasi teroris YPG/PKK dan Daesh di wilayah Deir-ez-Zor, pinggir perbatasan Suriah-Irak masih terus berlanjut.
Menurut informasi yang diterima dari sumber-sumber lokal, Daesh yang terpojok di desa Bagoz menolak tawaran dari milisi YPG/PKK yang akan memberikan “jaminan hidup” jika para anggota Daesh menyerahkan emas yang ada di tangan mereka.
Hingga kini bentrokan antara dua organisasi teroris tersebut di perbatasan Suriah-Irak masih berlanjut.
Organisasi teroris YPG/PKK meminta Daesh menyerahkan emas batangan yang dicuri dari bank-bank saat mereka menduduki Mosul.
Tawaran tersebut juga diiringi dengan imbalan “jaminan hidup” jika Daesh membebaskan tawanan anggota YPG/PKK di tangan mereka.
Namun, Daesh tak mengabulkan persyaratan tersebut dan mereka mulai menyerang musuhnya itu pada 24 Januari kemarin.
Ada banyak warga asing yang berada di barisan Daesh di desa Bagoz.
Pasukan koalisi pimpinan AS kembali melancarkan serangan udara terhadap Daesh setelah memberikan jeda beberapa waktu agar YPG/PKK melakukan tawar-menawar dengan Daesh.
Pesawat tempur AS menghantam Bagoz dan sekitarnya pada Sabtu dan Minggu.
Belakangan ini, organisasi teroris YPG/PKK mulai mengusir paksa warga yang hidup di tenda-tenda di wilayah pedesaan di timur Deir-ez-Zor, Suriah.
Milisi YPG/PKK menuding para warga tersebut sebagai anggota Daesh yang harus pergi meninggalkan wilayah tersebut.
Organisasi teroris itu mengancam akan membunuh para keluarga yang tidak pindah ke distrik Hol di provinsi Hasakah, samping perbatasan Irak.
Suku Arab mendominasi sekitar 70 persen populasi wilayah permukiman di sebelah timur Sungai Eufrat.
Organisasi YPG/PKK bertujuan untuk mengubah secara paksa struktur penduduk di wilayah tersebut.
Kelompok teroris itu memindahkan paksa warga sipil yang terdiri dari suku Arab, Suryani, Kurdi, dan Turkmen.
Selain itu, YPG/PKK juga menghadang para warga yang hendak kembali ke kampung halaman mereka yang telah ditinggalkan oleh Daesh di Raqqa dan Deir-ez-Zor.
Menurut laporan dari Dewan Tinggi Suku-Suku dan Kabilah di Suriah, sejauh ini YPG/PKK telah memindahkan paksa 1 juta 700 ribu orang dari tempat tinggalnya.