Maria Elisa Hospita
14 Maret 2020•Update: 16 Maret 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
China mengecam Amerika Serikat yang menggunakan istilah "virus korona China" untuk menyebut wabah Covid-19 yang kini menjadi pandemi global.
China bahkan menuding AS sengaja memindahkan virus tersebut ke Wuhan dari Washington.
Tudingan itu disampaikan setelah Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS Robert Redfield bersaksi di hadapan Kongres AS tentang langkah-langkah untuk menangani penyebaran virus itu.
"CDC kedapatan berbohong. Berapa banyak orang yang terinfeksi? Apa nama rumah sakit itu? Bisa saja tentara AS-lah yang membawa virus itu ke Wuhan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Lijian Zhao lewat serangkaian cuitan yang merujuk kepada situs web teori konspirasi.
"Kami berhak mendapat penjelasan!" kata dia lagi.
Tuduhan tersebut muncul setelah direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Robert Redfield, memberikan kesaksian di hadapan Kongres AS tentang langkah-langkah untuk membendung penyebaran virus di Amerika.
Lijian berharap pejabat AS lebih fokus pada penanganan domestik dan kerja sama internasional, alih-alih mencoba melimpahkan kesalahan ke China dan mengkritik upaya China dalam memerangi epidemi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan jumlah kematian global akibat Covid-19 sudah hampir mencapai 5.000 jiwa, dengan lebih dari 132.500 kasus dikonfirmasi.
WHO juga sudah menyatakan wabah itu sebagai pandemi global.