Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 Oktober 2018•Update: 18 Oktober 2018
Ibrahim Saleh
BAGHDAD
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi dan kepala Pemerintah Daerah Kurdi (KRG) Nechirvan Barzani bertemu pada Rabu, membahas upaya untuk mengejar sel-sel yang tersisa dari organisasi teroris Daesh.
Selama pertemuan yang diadakan di Baghdad, kedua belah pihak membahas situasi politik, keamanan dan ekonomi di negara itu, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Irak.
Mereka menekankan bahwa masalah luar biasa harus diselesaikan melalui "dialog".
Barzani tiba pada Rabu tanpa pemberitahuan ke Baghdad di mana dia akan tinggal selama beberapa hari.
Hubungan antara pemerintah Irak dan KRG masih tegang sejak September 2017, ketika KRG mengadakan referendum inkonstitusional mengenai kemerdekaan regional Kurdi.
Baghdad menanggapi jajak pendapat yang tidak sah itu dengan memberlakukan berbagai sanksi terhadap KRG yang berbasis di Erbil, termasuk larangan enam bulan atas semua penerbangan internasional yang masuk dan keluar dari wilayah Kurdi.
Setelah referendum tahun lalu, pasukan federal juga menguasai semua wilayah Irak yang disengketakan antara Baghdad dan Erbil, termasuk Provinsi Kirkuk yang kaya minyak.