Muhammad Abdullah Azzam
10 Februari 2021•Update: 10 Februari 2021
Ruslan Rehimov
BAKU, Azerbaijan
Azerbaijan merencanakan proyek pembangunan komprehensif yang akan mencakup pembangunan kota pintar di wilayah yang dibebaskan dari pendudukan Armenia selama beberapa dekade, kata otoritas negara itu pada Selasa.
Banyak kota yang dibebaskan oleh tentara Azerbaijan tahun lalu menyerupai kota hantu. Agdam, Fuzuli, Jabrayil, dan Zangilan menderita selama pendudukan Armenia dan pertempuran sengit selama 44 hari baru-baru ini.
Sebelum mundur dari wilayah ini, pasukan Armenia menjarah rumah dan kantor-kantor.
Kondisi serupa juga dapat diamati di wilayah Lachin dan Kalbajar. Di Shusha, kota simbolis Karabakh, bangunan kebudayaan dan keagamaan yang menandai identitas kota Azerbaijan pun dihancurkan.
Presiden Ilhan Aliyev mengumumkan pembangunan kota-kota modern yang akan mencerminkan warisan sejarah dan otentik wilayah tersebut.
Kota-kota tersebut akan dibangun mengikuti konsep kota pintar. Mereka akan diubah menjadi zona energi hijau dengan memanfaatkan sumber air, matahari, dan angin yang kaya di Karabakh Atas.
Dalam konteks ini, pembangunan jalan raya dari Fuzuli ke Shusha dan bandara internasional di Fuzuli telah dimulai.