Muhammad Abdullah Azzam
10 Februari 2021•Update: 10 Februari 2021
Mehmet Tosun
ANKARA
Juru Bicara Kepresidenan Turki Ibrahim Kalin dan Kepala Penasihat Diplomatik Prancis Emmanuel Bonne pada Selasa membahas hubungan bilateral dan masalah internasional melalui sambungan telepon.
Kalin dan Bonne membahas hubungan Turki dengan Uni Eropa (UE) dan Prancis, serta situasi di Mediterania Timur, Nagorno Karabakh, Suriah, dan Libya, menurut pernyataan resmi dari kepresidenan Turki.
Pembentukan kembali hubungan berdasarkan rasa saling menghormati dan kepercayaan menjadi sorotan dalam diskusi kedua pihak.
Kedua pejabat itu sependapat soal pembaruan kesepakatan migrasi Turki-Uni Eropa 2016 dan percepatan persiapan yang sedang berlangsung untuk roadmap baru untuk hubungan keduanya.
Kalin dan Bonne juga memuji pemerintahan sementara baru Libya yang akan memerintah negara sampai pemilihan yang dijadwalkan pada 24 Desember 2021.
Mereka menyerukan untuk mendukung aktor yang sah di Libya agar berhasil menyelesaikan proses politik.
Para pejabat itu juga membahas dukungan proses komite konstitusi untuk memastikan perdamaian abadi di Suriah, memastikan pemilihan yang bebas dan adil di negara yang dilanda perang itu, serta pencegahan bencana kemanusiaan baru yang dapat memicu masuknya pengungsi di kota Idlib.