Dunia

Australia, Selandia Baru kirim pesawat deteksi kerusakan letusan gunung berapi di Tonga

Australia juga mengumumkan bantuan awal sebesar USD1 juta untuk negara Pasifik yang dilanda letusan gunung berapi tersebut

EKIP   | 17.01.2022
Australia, Selandia Baru kirim pesawat deteksi kerusakan letusan gunung berapi di Tonga Ilustrasi ledakan gunung berapi bawah laut di Tonga (Foto file - Anadolu Agency)

ANKARA 

Australia dan Selandia Baru mengerahkan pesawat pengintai pada Senin untuk menilai kerusakan yang disebabkan oleh gunung berapi Tonga yang berada di bawah laut di negara Pasifik Tonga.

"Kami membantu teman-teman kami di #Tonga setelah letusan gunung berapi baru-baru ini. Salah satu Poseidon P-8 kami telah meninggalkan Pangkalan RAAF Amberley untuk membantu Pemerintah Tonga dengan menilai kerusakan infrastruktur penting seperti jalan, pelabuhan, dan saluran listrik," kata Angkatan Udara Australia lewat media sosial Twitter.

Menteri Luar Negeri dan Menteri Wanita Marise Payne juga mengumumkan bantuan kemanusiaan sebesar USD1 juta untuk Tonga dan mengatakan Australia siap mengirimkan lebih banyak bantuan.

"Akan memberikan paket awal USD1 juta untuk memenuhi permintaan kemanusiaan mendesak dari Tonga & siap memberikan bantuan lebih lanjut dalam kemitraan dengan Pemerintah (Tonga)," kata Payne juga lewat Twitter.

Dia menambahkan bahwa Angkatan Udara Australia sedang menilai kerusakan gunung berapi dan tsunami di Tonga.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Selandia Baru mengatakan pesawat P-3K2 Orion telah berangkat pada Senin pagi untuk memeriksa status landasan dan pelabuhan.

“Pesawat tidak mendarat di Tonga dan dijadwalkan tiba kembali di RNZAF Base Auckland malam ini. Sejauh ini, kami belum menerima permintaan resmi dari Kerajaan Tonga untuk memberikan dukungan lebih lanjut, selain dari penerbangan pengintaian awal ini, tetapi, seperti biasa, kami tetap siap merespons jika diminta," kata pernyataan itu.

Ia menambahkan bahwa Selandia Baru akan mengirimkan bantuan pada hari Selasa jika landasan pacu dipastikan aman dan pesawat dapat mendarat.

“Kami telah menempatkan personel dalam pemberitahuan singkat untuk dipindahkan dan kapal-kapal Angkatan Laut Kerajaan Selandia Baru sedang disiapkan untuk ditempatkan dan dapat dikerahkan sebelum permintaan bantuan resmi, mengingat jarak ke Tonga. Penerbangan militer lebih lanjut juga dimungkinkan, untuk mengangkut pasokan bantuan dan personel sesuai kebutuhan.”

Menurut media Australia, letusan gunung berapi telah memutus internet dan komunikasi lainnya dengan negara Pasifik itu.

Karena pemutusan internet, bahkan situs web resmi dan sarana komunikasi lainnya tetap tidak aktif sejak Minggu, ABC News melaporkan.

Sejauh ini, tidak ada laporan resmi yang dikonfirmasi mengenai kerusakan dan korban akibat letusan besar, yang diikuti oleh peringatan tsunami untuk pantai barat AS dan Kanada.

Gunung berapi, yang terletak 65 kilometer (40 mil) utara Nuku'alofa, mulai memuntahkan abu, uap, dan gas pada Jumat pagi.



*Ditulis oleh Islamuddin Sajid

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın