11 Agustus 2017•Update: 16 Agustus 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berterima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas keputusannya memecat ratusan staf kedutaan besar AS di Rusia.
“Saya berterima kasih karena ia melepaskan sejumlah orang dalam jumlah banyak karena saat ini kami memiliki gaji yang lebih rendah,” kata Trump kepada pers di klub golfnya, di New Jersey.
Tidak jelas apakah pernyataannya tersebut hanyalah gurauan atau ungkapan rasa terima kasih yang tulus.
Pemecatan 755 staf kedubes AS merupakan respon Rusia atas pemberlakuan sanksi dari Kongres AS. Rusia diduga ikut campur dalam pemilihan presiden untuk mendukung Trump. Namun, Putin telah membantah tuduhan tersebut.
AS diberi waktu hingga September untuk mengurangi stafnya, yang jumlahnya saat ini mencapai sekitar 1.200 orang.
“Mereka tidak punya alasan untuk kembali. Saya sangat senang dengan kenyataan bahwa mereka telah membantu menghemat uang AS,” tambah Trump.