Chandni
08 Maret 2018•Update: 09 Maret 2018
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
AS mungkin akan membebaskan Kanada dan Meksiko dari rencana penerapan tarif untuk baja dan aluminium, kata juru bicara Gedung Putih pada Rabu.
"Ada kemungkinan pengecualian untuk Kanada dan Meksiko berdasarkan keamanan nasional - dan mungkin untuk negara lain juga, melalui proses itu," kata Sarah Sanders kepada wartawan.
"Evaluasinya akan dihitung per kasus dan diteliti per negara," lanjutnya.
Kanada melobi AS untuk diberi pengecualian dari proposal penerapan tarif impor 25 persen untuk baja dan 10 persen untuk aluminium. Proposal itu sudah diumumkan namun belum disahkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland pada Rabu berbincang dengan ketua Dewan Representatif AS Paul Ryan, dan Duta Besar Kanada David McNaughton dijadwalkan bertemu dengan H.R. McMaster, penasihat keamanan nasional AS.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan dan rekannya dari AS James Mattis juga mengadakan perbincangan terkait isu itu.
Proposal Trump itu ditentang sejumlah pejabat tinggi AS, termasuk anggota Partai Republik dan pebisnis-pebisnis tersohor, yang mengatakan tarif itu bisa menimbulkan persaingan perdagangan global.
Penasihat ekonomi Trump Gary Cohn juga menyatakan mundur pada Selasa setelah berdebat mengenai tarif itu.
Namun dua menteri kabinet Trump pada Rabu mengatakan Kanada dan Meksiko mungkin menerima pengecualian dari tarif.
Menteri Perdagangan Wilbur Ross mengatakan Trump "bisa fleksibel" mengenai isu ini.
"Bila kami bisa mencapai kesepakatan dengan Kanada dan Meksiko, mereka bisa dibebaskan," kata Ross.
Sedangkan Menteri Keuangan Steve Mnuchin mengatakan akan ada "mekanisme dimana presiden bisa memberikan pengecualian".
Mnuchin menambahkan bahwa warga AS bersikap "hati-hati namun optimistis" terkait nasib perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA), dan bila sukses, "Kanada dan Meksiko akan dibebaskan."
Proposal tarif itu bisa disahkan dengan perlindungan payung hukum yang mengatakan langkah itu bisa dianggap sebagai langkah keamanan nasional untuk melindungi industri AS, seperti sektor baja.
Keputusan mengenai pengecualian untuk tarif itu akan diumumkan pada Kamis.