Maria Elisa Hospita
28 Februari 2020•Update: 29 Februari 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Gubernur Gavin Newsom mengungkapkan ada 33 kasus Covid-19 baru di California pada Kamis.
Negara bagian itu kini mengawasi 8,400 orang lainnya yang merupakan penumpang penerbangan komersial.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), seorang pasien di California Utara diduga sebagai orang pertama yang terinfeksi virus.
Meskipun begitu, dia tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara yang terdampak wabah Covid-19. Pasien tersebut kemudian dipindahkan ke Davis Medical Center.
"Melihat perkembangan dan sifat virus ini, kami tahu ini memang tidak terhindarkan," ujar Newsom.
Dia mengungkapkan bahwa alat-alat medis California tidak cukup memadai untuk menangani kasus Covid-19, sehingga California bergantung pada CDC dalam pemeriksaan pasien.
Virus corona pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada Desember lalu.
Wabah ini telah menyebar hingga ke lebih dari 30 negara lainnya, termasuk AS, Italia, Korea Selatan, Nigeria, Iran, dan Singapura.
Total kematian global kini sudah mencapai hampir 2.800 jiwa, dan jumlah korban terbanyak berada di China yaitu 2.790 jiwa.
Bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global.