Dunia

AS beri sanksi sektor logam Iran

Trump memperingatkan Iran untuk mengantisipasi tindakan lanjutan, jika negara itu tidak mengubah perilakunya secara fundamental

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 09.05.2019
AS beri sanksi sektor logam Iran Presiden Donald Trump. (Foto file - Anadolu Agency)

Washington DC

Michael Hernandez

WASHINGTON

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan sanksi pada sektor besi, baja, aluminium dan tembaga Iran pada Rabu di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara saingan.

Trump dan para pejabat seniornya telah memulai kampanye luas untuk meningkatkan tekanan pada pemerintah Iran, termasuk menerapkan kembali sanksi AS terhadap sektor minyak Iran yang sempat dicabut sebagai bagian dari perjanjian 2015.

"Teheran dapat mengantisipasi tindakan lanjutan jika tidak mengubah perilakunya secara fundamental," kata presiden dalam sebuah pernyataan.

"Sejak kami keluar dari kesepakatan Iran, yang tidak dapat diperbaiki lagi, Amerika Serikat telah mengajukan 12 syarat, menawarkan dasar dari perjanjian komprehensif dengan Iran," tambah dia.

Trump telah lama menentang Rencana Aksi Komprehensif Gabungan, sebelum secara sepihak keluar dari perjanjian multilateral yang ditengahi mantan Presiden Barack Obama.

Presiden Donald Trump telah lama mengkritik perjanjian tersebut sebelum secara resmi menarik diri pada Mei 2018.

Dia bersikeras bahwa perjanjian itu adalah cara terbaik untuk memastikan Iran tidak mendapatkan senjata nuklir.

Kesepakatan tersebut memberi Iran keringanan besar-besaran dari sanksi internasional dengan imbalan pembatasan dan inspeksi ketat pada program nuklir.

Pemerintahan Trump menolak untuk memperbarui keringanan, yang memungkinkan sejumlah negara untuk terus mengimpor minyak Iran.

Sementara itu, pada Rabu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengancam untuk melanjutkan pengayaan uranium ke tingka senjata, jika dalam waktu 60 hari kepentingan negaranya dalam kesepakatan nuklir dengan sejumlah negara maju tidak dilindungi.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın