Maria Elisa Hospita
12 Maret 2018•Update: 12 Maret 2018
Qays Abu Samra
RAMALLAH, Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Minggu mengancam akan memberikan hukuman bagi setiap pejabat yang mengkritik pemimpin-pemimpin Arab.
Kantor berita Wafa menyebutkan, Abbas menolak "ikut campur dalam urusan dalam negeri negara-negara Arab ataupun mengkritik para pemimpinnya".
Abbas mengatakan, dia akan menghukum setiap pejabat Palestina yang mengkritik pemimpin Arab "karena dapat mengacaukan keamanan Arab dan Palestina".
Dia juga mengapresiasi dukungan dari negara-negara Arab, serta penolakan mereka terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pada Desember lalu mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Media lokal dan Arab baru-baru ini memberitakan soal hubungan Presiden Palestina dan negara-negara Arab, khususnya Mesir dan Arab Saudi, yang memanas.
Jibril Rajoub, anggota Komite Pusat Fatah, beberapa waktu lalu mengkritik penanganan Mesir terhadap rekonsiliasi antar-Palestina, antara kelompok Fatah dengan Hamas.