Muhammad Abdullah Azzam
23 Februari 2018•Update: 23 Februari 2018
Tevfik Durul
BEIJING
Kementerian Keamanan Publik Tiongkok melaporkan bahwa insiden kembang api dan petasan selama liburan Tahun Baru Imlek ini telah menewaskan 51 orang, sementara sembilan lainnya luka-luka.
Sebanyak 12.000 titik di Tiongkok terbakar akibat kembang api dan petasan.
Total kerugian mencapai 57 juta yuan (sekitar USD 9 juta).
Dalam kalender masehi, tahun baru Imlek kali ini jatuh pada 16 Februari 2018. Tahun Baru Imlek ini juga menandai masuknya tahun Anjing berelemen Tanah.
Selama perayaan Tahun Baru, masyarakat Tiongkok mengusir "roh jahat" dengan membakar kembang api dan petasan.
Sebanyak 400 kota di Tiongkok telah melarang pertunjukan kembang api dan petasan, karena khawatir akan polusi udara, kebakaran dan masalah keamanan lainnya.
Namun di daerah-daerah pedesaan, tradisi tersebut masih dilakukan, sehingga kebakaran tak bisa dihindarkan.