Muhammad Abdullah Azzam
19 November 2018•Update: 19 November 2018
Mazin Majeed Asaad Baqal
TIKRIT
Lima orang tewas dan 16 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan bom mobil di kota Tikrit, Irak.
Seorang petugas polisi Tikrit, Numan al-Juburi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sebuah mobil berisi bom pada Minggu malam meledak di sebuah distrik di pusat kota Tikrit.
Al-Juburi mengungkapkan, polisi mengamankan daerah lokasi kejadian pasca insiden tersebut.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, namun al-Juburi mengatakan organisasi teroris Daesh berada dibalik serangan yang kian meningkat di negara tersebut baru-baru ini.
Kementerian Pertahanan Irak mengumumkan, serangan yang terjadi di kota Tikrit dengan kendaraan yang dipenuhi bom itu menewaskan 5 orang dan melukai 16 orang lainnya.
Pada Desember 2017 lalu, mantan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi berkata, "pemerintah sepenuhnya telah mengambil alih Mosul dari tangan Daesh setelah tiga tahun diserang."
Pada waktu yang sama, pemerintah di Baghdad mendeklarasikan kehadiran Daesh di Irak telah ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan Amerika Serikat.
Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan diadakannya operasi melawan "sel-sel tidur" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.