Muhammad Abdullah Azzam
08 Agustus 2018•Update: 08 Agustus 2018
Adem Şalvarcıoğlu
ANKARA
Jumlah korban tewas akibat terseret gelombang air dari sebuah bendungan jebol di bagian tenggara Laos dua minggu lalu menjadi 31 orang.
Menteri Luar Negeri Laos, Saleumxay Kommasith, mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 31 jasad telah ditemukan sejak jebolnya bendungan Xe-Pian Xe-Namnoy, membuat 5 miliar liter air menenggelamkan enam desa pada dua minggu lalu.
Kommasith mengatakan bahwa setidaknya 100 orang masih dinyatakan hilang, sementara petugas penyelamat masih masih melakukan operasi pencarian.
Jebolnya bendungan tersebut menyebabkan 6.600 orang dari enam desa kehilangan tempat tinggal.
Belum diketahui penyebab jebolnya bendungan yang dibangun sejak tahun 2013 dan rencananya akan beroperasi tahun depan itu.
Tim penyelamat masih terus melakukan operasi pencarian di berbagai tempat.
Perdana Menteri Laos Thongloun Sisoulith membatalkan pertemuan kabinet untuk mendatangi wilayah insiden itu.
Pemerintah setempat juga mendesak semua pihak untuk menyalurkan bantuan, terutama makanan dan obat-obatan kepada warga di wilayah tersebut.