Rafiu Ajakaye
11 Februari 2018•Update: 12 Februari 2018
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Tiga dosen dan sepuluh mahasiswi yang diculik Boko Haram secara terpisah tahun lalu dibebaskan usai negosiasi pada Sabtu malam.
Tiga belas orang tersebut diculik pada serangan terhadap konvoi pasukan keamanan di timur laut negara bagian Borno.
“Pihak keamanan negara (DSS) telah memberikan arahan kepada Presiden [Nigeria] Muhammadu Buhari tentang pembebasan para sandera melalui negosiasi atas diculiknya tiga dosen Universitas Maiduguri, “ kata Juru Bicara Presiden Garba Shehu.
Kata Shehu, 10 wanita yang diculik dalam serangan terhadap konvoi pasukan keamanan di Jalan Damboa, dekat Maiduguri, juga diamankan.
Shehu menyebut, pembebasan dilakukan lewat negosiasi yang diatur oleh Presiden Buhari dan difasilitasi Komite Palang Merah Internasional.
“Menurut arahan DSS, ketiga belas sandera dalam perlindungan dan sedang dalam perjalan menuju Abuja dengan pengawalan angkatan darat dan angkata udara Nigeria."
Ketiga belas sandera itu akan ditempatkan sementara di markas DSS untuk mendapatkan perawatan dokter dan psikolog.
“Mereka akan menghadap Presiden dan dipulangkan kepada keluarga jika tidak ada masalah keamanan dan kesehatan,” kata Shehu.
Presiden Buhari mendesak pihak kepolisian dan angkatan bersenjata untuk meningkatkan upaya membebaskan murid-murid perempuan sekolah Chibok yang diculik pada 2014.