Muhammad Abdullah Azzam
02 Oktober 2019•Update: 03 Oktober 2019
Adham Kako
ANKARA
Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) melaporkan sebanyak 118 warga sipil tewas di Suriah pada bulan September kemarin.
Menurut laporan SNHR itu, sebanyak 12 wanita dan 18 anak-anak berada di antara 118 korban sipil yang tewas akibat pihak-pihak bertikai di Suriah.
Pasukan rezim Assad dan kelompok teroris asing dukungan Iran bulan lalu menewaskan 44 warga sipil, di antaranya termasuk tiga wanita dan empat anak-anak.
Sementara serangan-serangan Rusia menewaskan satu warga sipil, dan organisasi teroris YPG/PKK menewaskan enam warga sipil.
Kelompok oposisi dan kelompok bersenjata anti-rezim membunuh empat warga sipil bulan lalu.
Sementara 63 orang, termasuk sembilan wanita dan 12 anak-anak tewas dalam serangan pihak tak dikenal.
Sejak awal 2019 sebanyak 2.682 warga sipil terbunuh di Suriah, di antaranya 197 orang pada Januari, 246 pada Februari, 334 pada bulan Maret, 324 pada bulan April, 346 pada bulan Juni, 437 pada bulan Juni, 267 pada bulan Agustus, dan 118 orang pada bulan September.
Laporan SNHR mengatakan bahwa 22 orang tewas, termasuk 21 di antaranya akibat disiksa oleh pihak rezim pada bulan lalu.