Muhammad Abdullah Azzam
05 November 2018•Update: 05 November 2018
Adem Salvarcioglu
ROMA
Banjir yang disebabkan hujan lebat di Kota Sisilia, sebelah selatan Italia, mengakibatkan setidaknya 10 orang tewas.
Banjir terjadi setelah sungai di pedesaan Sisilia meluap akibat hujan lebat dan menenggelamkan sejumlah rumah di bantaran sungai tersebut.
Dua orang lainnya dilaporkan menghilang karena terbawa arus sungai.
Bedasarkan pernyataan otoritas setempat dua hari lalu, 18 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan badai yang melanda negara tersebut selama seminggu terakhir.
Dengan korban di Sisilia, jumlah total korban akibat bencara banjir ini menjadi 28 orang.
Daerah Liguria menjadi daerah yang paling terkena dampak badai, di mana kecepatan angin mencapai 180 kilometer per jam.
Lebih dari 20 ribu orang di wilayah itu tak mendapatkan pasokan listrik.
Sementara itu, Kota Venesia di bagian timur laut negara tersebut juga terkena dampak badai.
Hampir 75 persen bagian daratan kota itu terendam banjir.
Nyaris sebanyak 5.000 petugas pemadam kebakaran melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di seluruh penjuru daerah di Italia.
Kecepatan angin yang mencapai tingkat tertinggi 180 kilometer per jam di Kota Genoa menyebabkan warga dievakuasi di berbagai wilayah di Italia.
Sementara tanah longsor dan pemadaman listrik terjadi di beberapa daerah.