Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Februari 2021•Update: 04 Februari 2021
Fatma Esma Arslan
DAKAR
Setidaknya 10 tentara Mali tewas Rabu pagi dalam serangan teroris yang menargetkan kamp mereka.
Para teroris menyerang satu detasemen Angkatan Bersenjata Mali yang berbasis di Desa Boni, wilayah Mopti tengah, lansir media lokal.
Menurut Tadayt, media propaganda yang dekat dengan Al-Qaeda, sebuah kelompok yang berafiliasi dengan organisasi tersebut mengaku bertanggung jawab.
Wilayah Mopti sering menjadi sasaran organisasi teroris sejak 2012.
Terlepas dari kehadiran pasukan penjaga perdamaian Prancis dan PBB di Mali, kelompok bersenjata masih sangat aktif di negara Afrika Barat itu.
Sejak 2012, militan telah melakukan serangan kekerasan di Mali utara dan tengah, menewaskan ribuan tentara dan warga sipil.
Pada 2015, kesepakatan damai ditandatangani antara pemerintah dan beberapa kelompok pemberontak.
Perselisihan politik dan komunitas terus memicu ketegangan di Mali utara, merusak implementasi perjanjian damai.