Ayhan Şimşek
22 Desember 2021•Update: 23 Desember 2021
BERLIN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa bercakap dengan Kanselir baru Jerman Olaf Scholz melalui telepon untuk mengucapkan selamat kepadanya atas jabatan barunya.
Kedua pemimpin membahas hubungan bilateral dan masalah regional, menurut sebuah pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki.
Erdogan mengatakan dia berharap bahwa hubungan bilateral kedua negara akan didasarkan pada akal sehat dan pandangan strategis, serta menekankan perlunya koordinasi yang erat dan kontak reguler, ungkap pernyataan itu.
Dia mengatakan hubungan antara Turki dan Uni Eropa harus ditingkatkan sejalan dengan agenda positif berdasarkan perspektif aksesi, tambah dia.
Kedua pemimpin menegaskan kesediaan mereka untuk melanjutkan koordinasi erat antara Berlin dan Ankara, kata juru bicara pemerintah Jerman Steffen Hebestreit dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan Erdogan dan Scholz juga membahas hubungan bilateral dan isu kebijakan luar negeri.
Scholz dilantik sebagai kanselir baru Jerman pada 8 Desember, setelah Partai Sosial Demokrat (SPD) mencapai kesepakatan koalisi dengan Partai Hijau dan Partai Demokrat Bebas (FDP).
Pelantikan itu bersejarah, karena dia mengambil tongkat estafet dari Angela Merkel, kanselir wanita pertama Jerman, yang memegang posisi teratas selama lebih dari 16 tahun, hampir memecahkan rekor mendiang Helmut Kohl.