Muhammad Abdullah Azzam
13 Desember 2019•Update: 13 Desember 2019
Yildiz Aktas
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan negaranya akan segera memulai proyek Kanal Istanbul - jalur air laut buatan yang akan menghubungkan Laut Hitam ke Laut Marmara.
"Kami akan memulai Kanal Istanbul sesegera mungkin dengan tender," kata Erdogan di ibu kota Ankara pada pertemuan proyek sosial 100 ribu rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah
Erdogan mengungkapkan rencana itu adalah proyek yang melindungi Selat Bosphorus dari bencana serius.
Kanal yang direncanakan itu akan membuka lalu lintas pengiriman barang dan transportasi antara Laut Hitam dan Laut Marmara, khususnya lalu lintas kapal tanker minyak melalui Bosphorus.
Ini adalah salah satu proyek mega paling strategis di Turki, dan Turki berencana mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kapal-kapal yang membawa barang berbahaya di Selat Bosphorus.
Kanal sepanjang 45 kilometer yang akan dibangun di koridor Kucukcekmece-Sazlidere-Durusu di provinsi Istanbul itu akan meningkatkan kapasitas 160 kapal yang dapat melewati Istanbul tiap harinya.