Tuba Şahin
20 Januari 2020•Update: 20 Januari 2020
Tuba Sahin
ANKARA
Aset Turki di luar negeri mencapai USD248,2 miliar pada akhir November 2019, naik 8,3 persen dari akhir 2018, demikian pengumuman Bank Sentral Turki, pada Senin.
Kewajiban negara terhadap non-penduduk mengalami sedikit penurunan sebesar 0,5 persen, mencapai USD595,2 miliar pada periode yang sama.
Dengan demikian, posisi investasi internasional bersih Turki (NIIP) - dihitung antara aset dan kewajiban eksternal- berjumlah minus USD347,0 miliar pada 30 November, turun dari minus USD369,3 miliar pada akhir tahun sebelumnya.
NIIP adalah nilai aset luar negeri yang dimiliki oleh suatu negara, dikurangi nilai aset dalam negeri yang dimiliki oleh orang asing, termasuk aset dan kewajiban di luar negeri yang dipegang oleh pemerintah, sektor swasta, dan warganya.
Data bank sentral menunjukkan bahwa aset cadangan devisa mencapai USD104,8 miliar pada akhir November, naik 12,7 persen, sementara investasi lain mencapai USD93,1 miliar, naik 4,8 persen pada periode yang sama.
"Mata uang asing dan deposito milik bank, salah satu sub-item dari investasi lain, mencatat USD45,5 miliar, menunjukkan peningkatan 1,8 persen dibandingkan dengan akhir 2018," katanya.
"Di sisi kewajiban, investasi langsung - modal bersih atau ekuitas plus modal lainnya - pada akhir November 2019 adalah USD163,9 miliar, naik 10,3 persen dari akhir 2018 "dengan kontribusi perubahan nilai pasar dan nilai tukar mata uang asing," bank sentral Turki melaporkan.
Rata-rata nilai tukar USD / TRY sekitar 5,66, antara Januari dan November, sedangkan pada 2018 satu dolar ditukar dengan 4,90 lira Turki rata-rata.
Total stok pinjaman eksternal pemberi pinjaman mencapai USD67,9 miliar pada November, turun 16,1 persen dari akhir tahun sebelumnya, kata bank.
Bank sentral Turki menambahkan: "Total stok pinjaman eksternal dari sektor lain mencatat USD100,9 miliar, menurun 5,3 persen.