Regional

Sebanyak 229 tewas selama operasi lebaran di Malaysia

Humas Kepolisian Malaysia Asmawati Ahmad mengatakan jumlah kecelakaan meningkat menjadi 22.852 dengan 213 kasus yang mengakibatkan kematian akibat kecelakaan.

Pizaro Gozali İdrus   | 12.06.2019
Sebanyak 229 tewas selama operasi lebaran di Malaysia Ilustrasi: Mobil ambulans. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Pizaro Gozali

JAKARTA

Sebanyak 229 orang tewas di Malaysia selama operasi lebaran sejak 29 Mei, lansir Bernama pada Rabu.

Humas Kepolisian Malaysia Asmawati Ahmad mengatakan jumlah kecelakaan meningkat menjadi 22.852 dengan 213 kasus yang mengakibatkan kematian akibat kecelakaan.

Menurut Asmawati, Selangor dan Johor menjadi wilayah tertinggi dengan masing-masing 37 kasus kematian diikuti Perak (24), Kedah dan Pahang (masing-masing 18), Kelantan (17), Sabah (16), Sarawak (15), Terengganu (12), Negeri Sembilan ( 9), Penang (8), Kuala Lumpur (7), Melaka (6) dan Perlis (5).

Selangor memiliki jumlah kecelakaan jalan terbanyak dengan 5.949 kasus, diikuti oleh Johor (3.550), Kuala Lumpur (2.629), Perak (1.958) dan Penang (1.835), terang Asmawati.

Selama operasi dua pekan ini, polisi juga mengeluarkan surat tilang sebanyak 319.576 buah untuk berbagai pelanggaran lalu lintas.

Polisi juga mencatat 730 kasus pembobolan rumah di seluruh negeri dengan jumlah kasus terbanyak terjadi di rumah (494), toko (119), kantor (63), dan pabrik (16).

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın