Hayati Nupus
24 Desember 2020•Update: 28 Desember 2020
JAKARTA
Presiden Rodrigo Duterte mengimbau warga Filipina untuk merayakan Natal di rumah, demi menghindari pelonjakan kasus Covid-19.
Dia mengatakan bahwa saat ini Filipina tengah menjalani masa-masa sulit dengan banyaknya kematian dan “selamanya berubah” karena pandemi dan sederet bencana.
Bahkan survei Social Weather Station menyebutkan bahwa enam dari 10 orang Filipina percaya bahwa kualitas hidup mereka memburuk dalam setahun terakhir.
Sementara survei berbeda menyebutkan bahwa hanya separuh dari orang Filipina mengharapkan Natal yang bahagia.
Namun Duterte, menekankan pentingnya bagnkit lewat persatuan, kekuatan dan semangat gigih.
“Biarlah kisah kelahiran Yesus Kristus mengingatkan kita bahwa kita harus selalu memiliki harapan bahkan dalam kegelapan, kemiskinan dan penderitaan,” ujar dia, kutip the Philippine Star.
Per hari ini, Filipina mencatat 465.724 kasus Covid-19, dengan 430.490 pemulihan dan 9.055 kematian.
Presiden Duterte juga memerintahkan penangguhan penerbangan dari Inggris dari 24 hingga 31 Desember di tengah meningkatnya kekhawatiran atas mutasi baru virus SARS CoV-2 yang berpotensi lebih menular.