Pizaro Gozali İdrus
18 September 2019•Update: 18 September 2019
JAKARTA
Presiden Rodrigo Duterte akan membentuk komite yang terdiri dari anggota Kabinet untuk membantu pemerintah daerah Bangsamoro, lansir Inquirer pada Rabu.
Duterte mengaku telah bertemu dengan pejabat Otoritas Transisi Bangsamoro untuk membahas rencana ini.
"Saya membentuk komite yang terdiri dari beberapa anggota Kabinet untuk membantu mereka membangun struktur pemerintahan BARMM [Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao]," ujar Duterte kepada wartawan.
Duterte menyampaikan BARMM mengalami masalah keuangan dan koneksi dengan pemerintah pusat.
“Sama seperti kantor pemerintah mana pun, Anda harus punya uang untuk membeli persediaan, menggaji karyawan, dan kebutuhan lainnya,” kata dia.
Duterte sebelumnya telah menunjuk Manny Piñol untuk bertanggungjawab pada Otoritas Pembangunan Mindanao yang juga berfungsi sebagai "orang Duterte" di BARMM.
Menurut Piñol, pemerintah perlu berinvestasi sekitar P1 triliun atau sekitar Rp270 triliun bagi Bangsamoro jika ingin membawa perdamaian dan pembangunan di wilayah yang dilanda perselisihan tersebut.
Usulan Piñol hampir seperempat dari dana nasional P4.2-triliun yang diusulkan Departemen Anggaran dan Manajemen untuk tahun 2020.