Politik

Presiden Ukraina tekankan kerja sama regional hadapi ancaman Rusia

Zelenskyy mendesak kerja sama regional dalam menghadapi ancaman yang saat ini mengacaukan Eropa

Hamdan Kazanci   | 06.07.2022
Presiden Ukraina tekankan kerja sama regional hadapi ancaman Rusia Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Foto file - Anadolu Agency)


ISTANBUL

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Selasa mengatakan bahwa dia tidak akan mengabaikan serangan Rusia terhadap negara Eropa lainnya, dan menekankan pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi ancaman yang saat ini mengganggu kestabilan benua itu.

“Apakah mungkin otoritas Rusia sedang merencanakan invasi baru ke wilayah tetangga lain? Tidak ada yang bisa mengesampingkannya,” kata Zelenskyy melalui konferensi video pada pembukaan konferensi Meja Bundar Pemerintahan Tahunan ke-26.

“Kami belum melihat kemungkinan perang atau krisis yang dapat dipersiapkan Rusia untuk banyak negara di tahun-tahun mendatang,” ujar dia.

“Dapatkah Rusia menciptakan krisis lain bagi kita semua di Eropa? Bisa,” sebut presiden Ukraina.

“Cukup untuk melihat rudal Rusia yang terbang di atas unit pembangkit listrik tenaga nuklir di Ukraina,” kata Zelenskyy, sambil menambahkan, “Kami bahkan tidak menjamin keamanan radiasi sekarang.”

Dia menyerukan semua untuk membentuk “persatuan dan jaminan keamanan. Hanya melalui persatuan yang lebih besar di Eropa dan jaminan keamanan yang efektif, kami dapat menanggapi ancaman-ancaman yang saat ini mengganggu kestabilan benua.”

"Masa depan Eropa - tenang dan damai - tidak mungkin tanpa [jaminan] itu," tekan dia, seraya menunjukkan bahwa mereka membutuhkan persatuan Eropa yang akan menjadi yang terbesar dalam sejarah.

“Tentunya sudah banyak yang dilakukan untuk ini. Tapi belum semuanya,” sebut dia.

Zelenskyy mengatakan, "Apa yang terjadi di pasar energi Eropa" harus dilihat sebagai "perang."

“Dengan permainan gasnya, Rusia melakukan segalanya untuk menjaga inflasi tumbuh dan membuat Eropa mengalami krisis terbesar dalam sejarah musim dingin ini,” urai dia.

Perang di Ukraina, yang membentuk kembali tatanan geopolitik dan energi global, juga melemahkan Rusia, salah satu negara adidaya energi dunia, sementara negara-negara Uni Eropa berebut mencari sumber gas alam alternatif untuk mengantisipasi penurunan lebih lanjut dalam pasokan gas Rusia.

“Namun, pada saat yang sama, kami melihat perusahaan Yunani menyediakan armada kapal tanker terbesar untuk pengangkutan minyak Rusia,” kata Zelenskyy, sambil menambahkan, “Saya yakin ini tidak memenuhi kepentingan Eropa, Yunani, atau Ukraina. ”

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın