Chandni
23 Maret 2018•Update: 24 Maret 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Kepala tim kuasa hukum Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam investigasi terhadap peran Rusia mundur pada Kamis.
"Saya mencintai presiden dan selalu mendukungnya," kata John Dowd, pengacara tersohor yang bergabung dengan tim hukum Trump tahun lalu.
Keputusan Down ini diperkirakan muncul setelah dia sempat berselisih pendapat dengan Trump mengenai strategi karena Trump dikabarkan "selalu tidak menuruti sarannya" terkait investigasi khusus yang dilakukan Robert Mueller, menurut laporan media AS.
Langkah ini juga terjadi di tengah perombakan dalam tim hukum Trump, yang baru saja melibatkan mantan jaksa AS Joseph diGenova, yang terkenal sebagai kritik terbesar FBI.
Walaupun tim hukum Trump menyarankan agar dia bekerja sama dengan Mueller, yang menyelidiki dugaan campur tangan Rusia pada pemilu 2016 AS dan kaitannya dengan pemerintah Trump, Presiden AS itu tetap terus menyerang Mueller.
Trump berulang kali menepis tuduhan itu dan mengatakan tidak ada kolusi antara tim suksesnya dan Kremlin. Trump juga menawarkan agar Mueller menginterogasinya secara langsung, yang menurut Dowd adalah langkah yang ceroboh.
Dengan kepergian Dowd ini, tim hukum Trump akan dipimpin oleh diGenova dan Jay Sekulow.
"John Dowd adalah teman saya dan anggota penting tim legal kami. Kami akan terus merepresentasikan presiden dan bekerja sama dengan Kantor Penasihat Khusus Amerika Serikat," kata Sekulow.
Mueller, mantan direktur FBI, tahun lalu ditunjuk sebagai penyelidik khusus untuk mendalami investigasi FBI terhadap Rusia dan kampanye Trump, sepekan setelah Trump memecat mantan direktur FBI James Comey.
Pemecatan Comey di tengah penyelidikan itu membangkitkan kecurigaan terhadap Trump.
Wakil direktur FBI Andrew McCabe juga dipecat pekan lalu, hanya dua hari sebelum dia resmi pensiun.
McCabe mengatakan langkah itu bertujuan merusak reputasinya dan juga reputasi FBI.