Nasional

Survei: Pilihan capres 2024 berputar di tiga nama

Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebut Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan sebagai nama-nama baru sebagai kandidat terkuat dalam Pemilihan Presiden 2024

Adelline Tri Putri Marcelline   | 25.02.2021
Survei: Pilihan capres 2024 berputar di tiga nama Ilustrasi: Debat calon presiden pada Pilpres 2019 antara Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. ( Eko Siswono Toyudho - Anadolu Agency )

Jakarta Raya

JAKARTA 

Pemilihan presiden 2024 masih akan berlangsung tiga tahun lagi. Namun gambaran peta calon presiden sudah mulai ramai diperbincangkan saat ini.

Dalam survei yang diumumkan Rabu malam, Lembaga Survei Indonesia menempatkan Prabowo Subianto di puncak dengan elektabilitas tertinggi yakni 22,5 persen.

Prabowo jauh mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang ada di peringkat kedua dan ketiga dengan elektabilitas rata-rata di angka 10 persen.

Menurut Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, nama-nama bakal calon presiden 2024 nantinya tidak jauh dari tiga nama di atas.

“Setelah kita mengamati paling tidak dua tahun, tidak akan jauh dari nama-nama ini saja,” ujar Djayadi dalam diskusi peta capres 2024 secara virtual.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan selain Ganjar Pranowo, sosok Ridwan Kamil juga berpotensi untuk masuk dalam bursa calon presiden dan wakil presiden 2024.

Qodari menilai meningkatnya eksposur terhadap Ganjar dan Ridwan Kamil akibat pandemi Covid-19 sehingga meningkatkan elektabilitas keduanya.

Meskipun dari hasil survei Indo Barometer, pemilihnya masih berasal dari daerah masing-masing.

Namun Qodari menambahkan, jika vaksinasi teratasi maka panggung untuk Ganjar dan Ridwan Kamil otomatis akan sangat turun.

“Panggung yang tetap akan stabil hanya DKI Jakarta karena Jakarta ibu kota dan permasalahannya banyak,” kata Qodari.

Hingga saat ini, permasalahan utama di Jakarta adalah soal banjir dan macet. Menurut Qodari, selama kedua masalah ini belum teratasi maka elektabilitas Anies akan sulit naik.

“Kerja Anies sudah tiga tahun sebetulnya. Kalau belum naik dianggap suatu kegagalan. Apalagi sekarang muncul nama Ganjar,” Ucap Qodari.

Sementara untuk pasangan calon presiden, menurut Qodari, nantinya Prabowo akan berpasangan dengan calon wakil presiden dari PDIP. Di kubu lawan, Qodari meyakini berasal dari representatif kelompok Islam.

“Yang pada hari ini nomor 1 masih Anies Baswedan,” ucap Qodari.

“Wakilnya masih belum bisa diketahui, apakah AHY, Airlangga Hartanto atau Ridwan kamil. Nah kalo itu saya gak berani jawab saat ini,” kata Qodari.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.